Sebab Youtuber Indonesia Punya Konten Remeh/Tidak Penting, Dan Bukan Konten Mendidik

2 posting / 0 new
Entri terakhir
Dodi
Avatar Dodi
Offline
Last seen: 2 pekan 1 hari yang lalu
Points: 23
Sebab Youtuber Indonesia Punya Konten Remeh/Tidak Penting, Dan Bukan Konten Mendidik

Ya, sudah pasti denger berita betapa "kaya" nya para Youtuber. Gak perlu ngelirik jauh ke negeri seberang buat tahu YouTube mana yang sukses (PewDiePie atau si bocah Ryan ToysReview) yang notabene (katanya) sangguh meraup puluhan juta dollar dari endoresement dan iklan.

Kita lihat aja contoh lokalnya. Misalnya Gen dan Atta Halilintar, Ricis dan Rans Entertainment, misalnya.

Tanpa maksud menyudutkan atau menjadi hater, saya mau nyoba ngupas fakta kenapa para Youtuber ini cenderung ngebuat konten yang remeh atau gak penting.

Ya, mungkin konten mereka kreatif, tapi bukan berarti konten mereka positif. Kecenderungan ini karena mereka mau subscribers, likes dan comments yang banyak, yang artinya, kanal mereka akan naik.

Ini akan membuat mereka punya lebih banyak lagi subscribers, dan menambah peluang buat endorsement.

fgo1lwdpsmmhgd2hzmgc.jpg

Lalu pertanyaannya, kenapa begitu? Kenapa konten mereka (yang beberapanya clickbait), isinya sampah?

Jawabannya ada di minat masyarakat. Animo masyarakat terhadap teknologi seperti Youtube itu tinggi, dan pastinya kebanyakan dari orang lokal nyarinya konten lokal, apalagi dari mereka yang udah punya nama.

Dan lagi2, kecenderungan generasi jaman now, adalah suka hal2 yang bisa dikomenin. suka hal2 aneh, nyeleneh, dan gak masuk akal. pokoknya yang "ter ter ter". Ini ngebuat mereka suka nyari hal2 yang biasanya "gak layak" dan "gak normal".

Ya misalnya topik tentang pamer2 harta, atau kekayaan misalnya. atau review2 hal2 yang kebanyakan orang gak bisa punya kesempatan, boro2 punya. atau liburan ke tempat2 yang bikin kantong bolong bikin mupeng.

Dan disini letaknya konten yang gak mendidik.

Isinya gak ada yang tentang pengetahuan yang esensial. atau hal2 yang berbau pendidikan yang membangun generasi muda yang sekarang ini kayaknya berantakan (lihat aja berita).

Intinya, ada demand ada supply. ada uang ada barang.

Ekonominya berkutat disitu2 aja.

Efeknya, generasi muda yang baru2 muncul, pada mau ngikut idolanya. ya tahu lah nyari duit susah. bukannya ngebuka lapangan pekerjaan buat memperbaiki Indonesia, atau menjadi profesional yang ngebantu dan ikut membawa nama Indonesia, tapi malah pengennya jadi Youtuber.

Semoga jawaban singkat ini berkenan. Mohon maaf kalau ada pihak yang tersinggung. Ini cuma fakta aja, gak ada embel2 lain :) peace!

 

 

0
No votes yet
Rifki
Avatar Rifki
Offline
Last seen: 1 pekan 2 hari yang lalu
Points: 21
generasi milenial nyari

generasi milenial nyari sensasi. ane pernah waktu itu lihat video pak jokowi lagi sama anak kecil yang mau dikasih hadiah, pas ditanya mau jadi apa cita2nya, jawabnya mau jadi youtuber. ane lupa juga videonya tapi kurang lebih begitu.

gak semuanya juga gak penting bos... ada juga yang menarik dan mendidik.

 

0
No votes yet